Wednesday, May 22, 2013

Cintakuku Berawal dari Iseng



Siang itu terik matahari serasa membakar tubuhku, dahaga mulai terasa dan lapar pun mendera.Ku percepat laju motorku agar cepat sampai rumah, namun sialnya motorku terhenti karena ternyata roda motorku melindas paku.Dengan malas kudorong motorku sembari mencari bengkel terdekat.Setelah lama mencari, akhirnya kutemukan bengkel tambal ban.

“Pak, tambal ban depan motor saya ya”,kataku pada tukang tambal ban.

“Kena paku ya dek?”,dia bertanya padaku.
“Iya pak, di dekat Alfamart tadi nglindas paku”,jawabku.
“Oh disitu memang banyak pakunya dek, soalnya rumah dekat Alfamart kan baru direnovasi jadi paku dan bahan bangunan lainnya masih berserakan di jalan raya”,jelas tukang tambal ban sembari menambal roda motorku.

Tiba-tiba suara yang tak asing di telinga memanggilku, aku pun menoleh dan terlihat temanku Adi sedang minum es Holland di pinggir jalan yang tak jauh dari tempatku berdiri.Aku menghampirinya dan memesan 1 es Holland.

“Ngapain kamu ngejogrok disana?”,tanya Adi.
“Itu tuh roda motorku kena paku, jadi ya aku tambalin”,jawabku.

Kulirik Adi masih asyik meminum es Hollandnya,”Aku minta nope cewek dong Di, lagi galau nih pacarku ngambek”,sambungku.

“Gampang, kamu pengennya yang anak mana?”,tanya Adi.

“Yang deket aja, SMP Negeri 1 P**** ada nggak?”,tanyaku dengan penuh semangat.
Adi mengangguk dan menunjukkan nomor-nomor yang kumau, dengan cepat kusalin beberapa nomor ke Hpku.

^^__^^

Sore itu, aku mengirim SMS ke nomor yang telah diberikan Adi padaku.Tak lama kemudian Hpku berdering dan kulihat ada 2 pesan masuk dari nomor yang tadi.Aku pun beraksi, aku mengajaknya berkenalan.Dia menyebutkan bahwa namanya adalah Lia dan yang satunya bernama Dinda, aku pun juga memperkenalkan diri.Tapi aku berbohong tentang tempatku bersekolah, aku mengaku bersekolah di SMP Muhammadiyah 5 P**** sedangkan sekolahku yang sebenarnya di SMP Muhammadiyah 3 K******n.

Kian hari aku semakin akrab dengan kedua cewek ini, ternyata mereka adalah sahabat dekat. Suatu hari aku mengajak Dinda untuk keluar jalan-jalan dan dia menerima ajakanku.Aku mengajaknya ke sawah dekat rumahku, aku hanya ingin menguji apakah dia tipe cewek yang manja atau bukan.Aku memberinya es krim Cornetto yang sebelumnya sudah aku beli dan aku mulai membuka pembicaraan.Dari analisaku ternyata dia adalah cewek pendiam dan pemalu, dia tidak berbicara sebelum aku yang memulai.Aku tertarik dengannya, aku suka tipe cewek yang tidak banyak bicara.Pada saat hari ulang tahunnya, aku memberi dia kado berupa boneka.Mungkin hanya itu yang dapat kuberikan padanya.

Hari pun berganti, secara tiba-tiba Naffa(pacarku) mengajakku putus katanya dia sudah bosan denganku.Tapi aku mencoba mengusut masalah ini, sampai akhirnya aku tahu kalu sebenarnya dia punya cowok lain.Aku mencoba menerima keadaan, kuanggap ini hanya angin lalu.Ketika itu aku menyatakan perasaanku pada Dinda, aku ingin bersamanya bukan hanya sebagai pelarian semata.Tapi perasaan ini kumiliki tulus dari dasar hatiku, namun jawaban yang kuterima membuatku terpukul.

“Maaf aku nggak bisa menerima kamu, bukan karena aku tak menyukaimu tapi aku sudah punya seseorang yang mampu melindungi dan membuatku nyaman, aku hanya ingin setia padanya”,jawabnya.

Aku memahami penolakannya itu, mungkin lebih baik aku tidak mengganggu hubungan Dinda.Aku seolah hilang dari peradaban, tidak pernah berkomunikasi lewat SMS ataupun Facebook karena Hpku hilang entah dimana.

^^__^^

Beberapa bulan atau mungkin setahun berlalu, suatu ketika sewaktu aku Facebook-an tiba-tiba Lia cewek yang aku kenal mengirimi aku pesan.Dia menanyakan kabarku, setelah basa-basi kami kembali akrab seperti dulu kala.Obrolan kami berlangsung hingga aku merasakan rasa yang tak biasa, candaan-candaan yang kulontarkan membuatnya tertawa dan semakin berdebarlah jantungku.

Aku meminta nopenya lagi dan disaat aku telah memiliki Handphone kucoba menghubunginya dengan cara SMS.Dia membalasnya, waktu itu keadaanku sedang m*b*k karena pengaruh minuman keras akibatnya aku mengatakan kata yang mungkin membuatnya terkejut.

Esoknya, yaitu tanggal 17 Mei 2012 kumantabkan hatiku untuk mengatakan perasaanku yang sesungguhnya pada Lia karena aku sudah tak kuasa menahan rasa ini.Dan jawabannya sangat diluar dugaan, dia menerimaku.Betapa bahagia ku rasakan hari itu.Tapi berbagai rintangan membuatku sulit untuk bertemu dengannya.

Kini aku sekolah di Surabaya, membuatku jauh dari pujaan hati.Namun kuyakinkan hatiku dan hatinya bahwa kami dapat menjalani semua ini.Lebaran tahun ini aku pulang ke Kota Malang tapi ternyata Lia berlibur ke Blitar.Tak kudapati dirinya, aku tidak bisa bertemu dengannya.Tapi kuputuskan untuk memberinya hadiah, hadiah tersebut kutitipkan pada Dinda.

Pernah suatu ketika aku mengajaknya putus hubungan, alasanku karena aku tidak mau menyakitinya dengan segala sikapku ini.Mungkin Lia berpikir bahwa alasanku tidak logis.Hari-hari berlalu, hubungan kami kembali membaik hingga saat ini.Hanya saja kami tak pernah bertemu, rasa rindu yang kian menggebu semakin menyiksaku.Aku ingin bertemu dengannya walau hanya sekejap.

Apakah aku hanya bisa bertemu dengannya di alam mimpi?

                Tapi aku berharap hubunganku dengannya dapat berjalan sampai nanti dan berakhir ketika aku tak ada lagi.Walaupun jarak dan waktu memisahkan, tapi hanya dirinyalah yang slalu kucinta dan kunanti.

Hanya 3 kata yang dapat kukatakan “I Love U”.